Breaking News

Raja Galuh, “Raja Sebenarnya Adalah Mereka para Kabuyutan”

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Sebagai Raja Galuh yang dinobatkan oleh lebih dari 200 kabuyutan pada 2018 lalu di Situs Budaya Karang Kamulyan, Rd. H.R Hanif Radinal mengakui, posisinya hanya mengemban amanah yang diterimanya sebagai wawakil dari Kerajaan Galuh, karena raja yang sebenarnya adalah mereka para kabuyutan (juru pelihara) yang selama ini setia menjaga dan memelihara situs-situs peninggalan Kerajaan Galuh.

Raja Galuh sesungguhnya raja hati yang mengutamakan hati bersih, memegang teguh Kegaluhan, saya hanya diamanatkan sebagai wawakil Galuh untuk pemajuan kebudayaan khususnya Kerajaan Galuh, pelestarian dan menjaganya,” tegas Hanif kepada ciamiszone, Minggu (19/01/2020).

Diakuinya, keberadaan Kerajaan Galuh terdaftar di Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) yang beranggotakan 49 Dewan Keraton dan diakui secara nasional bahkan internasional.


Menurut Hanif, dalam FSKN yang mengayomi 300-an anggota terdiri dari  keraton/kerajaan/kedatuan terdaftar yang sudah jelas kriterianya, dirinya bahkan dipercaya menduduki jabatan Sekjen mendampingi Ketuanya, Sultan Sepuh Kesultanan Cirebon XIV, Adipati Arief Natadiningrat.

“Kesekjenan yang saya emban ini merupakan amanat besar untuk kepentingan atas nama Galuh yang gaungnya sudah menasional bahkan internasional,” katanya seraya mengakui, FSKN saat ini mengayomi 300-an anggota termasuk kerajaan, masyarakat adat dan anggota lainnya.

Sebagai trah/keturunan Kerajaan Galuh, menurut Hanif dalam sejarahnya Kerajaan Galuh berpindah-pindah dan variasi raja kecil-kecilnya banyak, terakhir yang kembali mengangkat Kerajaan Galuh adalah Raja Haur Koneng di Putrapinggan.

“Dari Pajajaran waktu itu ke Putrapinggan dan bergeser ke masa Kanjeng Prebu yang waktu itu memasuki masa kebupatian, sebagai adipati atas nama pemerintahan Belanda, tetapi bagi masyarakat tetap sebagai raja. Jika berdasarkan urutan keturunan, dari Kanjeng Prebu RAA Kusumadiningrat merupakan generasi ke 6, sedangkan  dari Sunan Prabu Haur Koneng generasi ke 17 dan dari Prabu Siliwangi saya  ke 21,” tegasnya. (cZ-01)*

Post a Comment

0 Comments