Breaking News

RSU Kawali Butuh Ratusan Karyawan

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Untuk mengoperasionalkan Rumah Sakit Umum (RSU) Kawali yang diharapkan dalam waktu dekat bisa melayani masyarakat, tentunya selain masih membutuhkan sarana dan prasarana yang segera dilengkapi, juga karyawan dan sejumlah tenaga kesehatan yang harus dipenuhi.

Namun, sampai saat ini belum ada rekruitmen atau penerimaan karyawan untuk pengperasionalannya karena pihak Pemkab masih menunggu status kelas Rumah Sakit yang akan disandang RSU Kawali tersebut.

“Rekruitmen karyawan untuk RSU Kawali masih menunggu status kelasnya dulu, nanti setelah keluar statusnya ada tim Panitia Seleksi (Pansel) yang akan mengurus kebutuhan karyawan,” tegas Bupati Ciamis, DR. H. Herdiat Sunarya usai menghadiri audensi dengan sejumlah dokter RSUD Ciamis di Aula RSUD Ciamis, Selasa (04/02/2020).

Menurutnya, RSU Kawali akan mulai berpoperasi akhir tahun ini berbagai persiapan terus digenjot agar selesai sesuai harapan, terkait rekuitmen karyawan Pansel yang akan bergerak dan tidak mengkin sepenuhnya memberdayakan ASN yang ada.

“ASN tidak mungkin, karena kami juga masih kekurangan, namun kami pun akan memberikan peluang kepada ASN yang berminat untuk menjadi karyawan di RSU Kawali,” katanya.

Bupati pun mengakui, teknisnya bisa saja melakukan rekruitmen karyawan RSU Kawali melibatkan pihak ketiga dengan status outsourcing atau mengangkat Pengawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Nanti Pansel yang menentukan,” tegasnya, seraya mengakui hal itu pun berlaku juga bagi tenaga kesehatan.  


Sementara sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis, Hj. Yeyet Trisnawati mengakui, sesuai dengan pengajuan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, RSU Kawali membutuhkan sebanyak 219 tenaga kesehatan.

Untuk itu pihaknya akan melakukan proses rekrutmen dengan pengalokasian 44 orang tenaga kesehatan.

“Kami akan melakukan pemetaan rotasi melalui analisa jabatan dan beban kerja setiap tahun, dan dirinci kebutuhannya tanpa mempengaruhi kinerja di lingkup Dinas Kesehatan seperti Puskesmas. Teknisnya bisa melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan mengajukan kebutuhan formasi tenaga kerja krusial,” katanya. (cZ-01)**

Post a Comment

0 Comments