Breaking News

Wabup, “Era Digital Tidak akan Merusak Moral”

ciamiszone.com :
CIAMIS,- Diera moderenisasi, digitalisasi dan globalisasi segala informasi dapat dengan mudah didapat, dan itu tidak akan meruska moral sepanjang berpegang teguh pada alquran dan hadist.

Demikian diungkapkan, Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra dalam acara Seminar dan Workshop Literasi Digital Priangan Timur di Aula Bappeda Ciamis, Sabtu (01/02/2020).

Menurutnya, era moderenisasi, digitalisasi dan globalisasi tidak harus dihindari yang terpenting harus berpegang teguh pada Alquran dan Hadist itu kunci utamanya.

“Sehebat apapun moderenisasi, digitalisasi dan globalisasi tidak akan merusak moral selama kita berpegang teguh pada alquran dan hadist,” jelasnya.

Yana menegaskan, dalam era digitalisasi berbagai konten informasi dapat dengan mudah untuk diakses melalui media sosial (medsos) baik itu positif maupun yang negatif, untuk itu diperlukan literasi digital agar masyarakat bisa memilih konten yang diakses dengan bijak.


“Digitalisasi ini harus bisa dimanfaatkan untuk hal positif, dan diharapkan agar remaja mesjid mampu memanfaatkan era  digitalisasi ini untuk syiar agama Islam,” tegasnya. 

Menurut Yana, hampir semua anak-anak sekarang memegang gadget yang dapat mengakses berbagai konten di medsos dengan jaringan internet yang perlu pengawasan orang tua.

“Seiring perkembangan zaman, anak-anak juga harus paham teknologi, untuk itu landasan agama/pundamennya harus kuat agar bijak dalam penggunaan teknologi,” katanya. 

Sementara Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruhzanul Ulum yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, acara literasi ini sangat penting karena pesertanya para remaja mesjid dan kegiatan ini fokus membahas digital.

“Digital merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari untuk itu kita harus betul-betul memanfaatkanya untuk kemaslahatan umat,” katanya.

Uu menjelaskan, era digitalisasi dan komputerisasi ini jangan dimanfaatkan untuk memadaratkan umat seperti menyebar kebencian, mengadu domba bahkan menyebarkan berita bohong (Hoax).

“Kami berharap adanya teknologi digital dan komputer ini bisa dimanfaatkan untuk kemajuan umat, agama dan kemajuan masyarakat Jabar,” tuturnya.

Dijelaskan Uu, remaja mesjid harus menjadi motor penggerak kegiatan dan gerakan-gerakan keagamaan yang bernuansa remaja, remaja merupakan usia yang sedang mencari jati diri, banyak remaja yang terjerumus kedalam hal-hal yang negatif tidak sesuai dengan agama dan darigama

“Untuk itu saya berharap para remaja mesjid mampu mengajak temannya untuk mengikuti kegiatan keagamaan di mesjid, kalau remaja sibuk dengan berbagai kegiatan keagamaan maka akan lupa terhadap hal negatif,” jelasnya.

Remaja sekarang merupakan calon pemimpin di masa yang akan dating, Wagub berharap para remaja untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin dalam era moderenisasi, digitalisasi dan globalisasi.

“Remaja harus memiliki empat kemampuan dalam era sekarang, yaitu remaja harus menguasai teknologi digital dan komputer, harus mampu berkomunikasi dan mejalin silaturahmi, mampu bekerjasama dengan berbagai pihak, harus mempunyai keimanan dan ketakwaan yang dicerminkan dengan moral dan ahlak,” pungkasnya. (Nank/cZ-01)*

Post a Comment

0 Comments