Breaking News

Antisipasi Virus Corona, Bupati Terbitkan 10 Instruksi

ciamiszone.com :
SETDA,- Mengantisipasi penyebaran virus corona di wilayah Kabupaten Ciamis, Bupati Ciamis mengeluarkan 10 instruksi kepada seluruh SKPD, Unit Pelayanan Teknis dan stakeholder lainnya. Instruksi tersebut dibacakan langsung oleh Bupati Ciamis, DR. H Herdiat Sunarya dalam Rakor Kesiapsiagaan menghadapi Infeksi Novel Coronavirus (Covid-19) di Aula Setda Ciamis, Rabu (04/02/2020).

Salah satu instruksinya adalah membentuk Ciamis Corona Crisis Centre (C4) yang siaga 24 jam sebagai pusat informasi dan pelaporan apabila ada pasien yang terindikasi Covid-19. Bahkan membuka layanan sambungan cepat 24 jam 119 atau layanan kegawatdaruratan medis dan meningkatkan keikutsertaan/peran aktif masyarakat dalam mendukung surveillance migrasi Puskesmas melalui nomor 085314993901, whatsapp call center 081394489808.

Menurut Bupati, dibentuknya C4 sebagai respon atas status Jabar Siaga Satu Corona yang ditetapkan Gubernur Jabar.

“Intinya ini merupakan respon kita untuk mengantisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi penyebaran virus corona, sebagaimana yang diintruksikan Gubernur Jabar agar setiap kabupaten/kota di Jabar untuk selalu siaga, waspada dan deteksi dini dalam penanganan virus corona,” katanya.


Diakuinya, meskipun di Ciamis belum terdeteksi ada yang terinfeksi virus corona, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dalam menyikapinya, jangan panik yang berlebihan dan tidak melakukan penimbunan makanan atau masker.

Intsruksi lainnya adalah imbauan dasn mengajak masyarakat untuk melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diberbagai tatanan dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai gaya hidup untuk mencegah penyebaran penyakit menular. Dan juga membudayakan Gerakan Masayarakat untuk Hidup Sehat (Germas) melalui kegiatan-kegiatan aktifitas fisik, menu makanan sehat, dan menjaga kesehatan lingkungan yang mendukung terhadap daya tahan tubuh.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr. Yoyo menjelaskan, masyarakat harus memperbaiki pola hidup agar lebih sehat sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh (Imunitas) terhadap berbagai macam penyakit, termasuk corona.

“Salahsatu cara sederhana adalah dengan membiasakan mencuci tangan memakai sabun dengan baik setelah beraktivitas dan mengkonsumsi makanan bergizi. Kita akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan dini dan penanganan virus corona yang akan melibatkan seluruh kecamatan,” katanya.


Menurutnya, kebanyakan pasien corona yang meninggal karena sistem imun dalam tubuhnya lemah, sehingga akan mudah terserang virus.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan agar meningkatkan kewaspadaan, promosi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara penularan dan pencegahan Covid-19. Meningkatkan kegiatan surveillance aktif dengan melakukan pemetaan kantong-kantong migrasi dan deteksi dini Covid-19 melalui SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon).

Melakukan pengecekan ulang ke semua Rumah Sakit terkait kesiapsiagaannya. Termasuk sarana, prasarana, SDM, alat perlindungan diri dan pencegahan infeksi, alur layanan dan SOP penatalaksanaan kasus Covid-19 yang diharapkan RS Swasta agar ikut berpartisipasi aktif dalam proses tersebut beserta penyediaan ruang isolasi.

Seluruh SKPD dan UPT juga diinstruksikan agar siap menghadapi kemungkinan penyebaran Covid-19 sesuai standard Kemenkes RI di semua Rumah Sakit, dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menghindari kontak langsung dengan orang yang baru pulang dari daerah/negara terjangkit Covid-19 dalam rentang waktu 28 hari sejak kedatangannya atau menghindari bepergian ke daerah tersebut. (Nank/cZ-01)*

Post a Comment

0 Comments