Breaking News

Bupati, “Masyarakat Respon Vaksinasi, 5.607 Sudah Divaksin”

ciamiszone.com :

SETDA,- Akselerasi vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Ciamis sudah dilaksanakan sampai tahap ke 4 diberikan kepada para tenaga medis, TNI-Polri, pelayan publik dan lainnya. Hingga Rabu, 31 Maret 2021 tercatat sebanyak 5.607 orang sudah menjalani vaksinasi.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menjelaskan, waga Tatar Galuh Ciamis yang sudha menjalani vaksin sebanyak 5.607 tersebut terdiri dari SDM Kesehatan 3.322 orang, Pelayanan Publik 2.276 dan Lansia 9 orang.

“Alhamdulillah respon dari masyarakat sangat baik, mereka sangat bersemangat dan antusias, bahkan ada yang sampai mengirim pesan karena ingin vaksinnya didahulukan,” kata Bupati saat rapat koordinasi bersama seluruh OPD, Satgas Covid-19, dan Camat se-Kabupaten Ciamis secara virtual dari Aula Adipati Kusumadiningrat Setda Ciamis, Rabu (31/03/2021).

Menurut Bupati, meskipun sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 jangan sampai kita merasa sudah aman atau kebal, tetapi harus tetap mempedomani protokol kesehatan.

“Kita sudah divaksin tetapi tetap harus menjalankan protocol kesehatan, itu paling terpenting karena vaksin tersebut setidaknya hanya mengurangi resiko atau menambah pembentukan daya tahan tubuh saja,” tegasnya.



Bupati mengakui, yang menjadi kendala adalah kurangnya tenaga medis atau vaksinator dan ketersedian vaksin, sehingga kita akan melakukan pelatihan untuk tenaga vaksinator dan mengajukan droping vaksin lagi kepada pemerintah pusat.

Pemudik Wajib Tunjukan Hasil Swab

Sementara menyikapi pelaksanaan mudik Lebaran, Bupati menyarankan untuk mengikuti arahan pemerintah pusat agar tidak ada mudik untuk liburan Lebaran 2021 yang masih dalam masa pandemi ini, namun jika ada warga Ciamis atau perantau yang memaksakan untuk mudik masuk Ciamis diwajibkan menunjukan hasil swab tes.

“Kita tetap ikuti aturan pemerintah pusat agar tidak ada yang mudik, namun jika saja memaksakan diri, siapa pun yang mudik, datang dan masuk wilayah Kabupaten Ciamis wajib memperlihatkan hasil swab tes,” tegasnya.

Selain itu Bupati juga mengigatkan, masyarakat yang akan melaksanakan sholat tarawih agar dapa dilakukan seperti tahun sebelumnya yaitu tidak tidak terpusat di mesjid jami kecamatan atau desa saja, akan tetapi tersebar di masjid-mesjid RT atau mesjid setempat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari kerumunan. (C/W/cZ-01)*



Post a Comment

0 Comments