Breaking News

Minggu Depan Belajar Normal dengan Tatap Muka, Sekolah Harus Siap

ciamiszone.com :

SETDA,- Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya kembali memperpanjang masa pembelajaran secara daring satu minggu kedepan, namun setelah itu pembelajaran tatap muka (PTM) akan segera diberlakukan awal September 2021 dengan catatan pihak sekolah sudah mempersiapkan sarana dan prasarananya.

Hal itu diungkapkan Bupati Ciamis pada Rakor Bersama yang diikuti Camat, Korwil Pendidikan serta Kepala sekolah mulai jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA secara virtual dari Oproom Setda, Senin (23/08/2021).

Dijelaskan Bupati, Ciamis kondisi saat ini berada di level 3 yang sesuai Permendagri nomor 80 Tahun 2021 boleh melaksanakan PTM secara terbatas.

“Pelaksanaan PTM bisa secara terbatas artinya kita akan melihat zonasi-zonasi di tingkat sekolah di tiap kecamatan,” kata Bupati seraya menegaskan, sebetunya berdasarkan Permendagri Nomor 30 dan 34 sebetulnya hari ini sudah boleh dilaksanakan PTM secara tatap muka.

Namun, Ciamis mempunyai penilaian atau level untuk setiap kecamatan berdasarkan level 3 dan 4, sehingga tidak akan merekomendasikan PTM secara langsung di level 3 dan 4.

“Level 1 dan 2 kita akan ujicoba PTM secara langsung, namun karena belum sepenuhnya siap, kita perpanjang kesiapan kita satu minggu kedepan dan mulai 31 Agustus laksanakan PTM secara langsung di zona level tertentu,” jelasnya.

Diakuinya, berdasarkan hasil pemantauan masih banyak sekolah yang belum siap dalam sarana prasarana, kebersihan dan keterawatan sekolah akibat siswa melaksanakan pembelajaran secara daring.

“Ada beberapa sekolah yang belum siap, misalnya karena tidak terawat akibat daring, kami berharap pihak sekolah agar dapat mempersiapkan-nya. Masih ada waktu sepekan untuk persiapan, gunakan untuk berbenah,” tegasnya.

Dijelaskan, yang terpenting adalah kelengkapan protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, air mengalir, hansanitizer termasuk kepatuhan dan kedisiplinan siswa dalam memakai masker.

Selain memverifikasi ulang sarana, tenaga pengajar yang memberikan pembelajaran pun mereka yang sudah melaksanakan vaksinasi.

Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Asep Saeful Rahman yang menjelaskan, alasan pembelajaran diperpanjang satu minggu itu sebagai langkah persiapan seluruh sekolah dalam mensterilisasi sekolah yang digunakan sebagai tempat isolasi.

“Selain itu kebersihan sekolah, penyedian protokol kesehatan, ferivikasi guru yang sudah divaksin dan pembentukan Satgas covid-19 di sekolah tentu harus ditata, mereview dan mengevaluasi kembali terutama daerah-daerah yang masuk kepada level 4, 3 dan 2 untuk mempersiapkan PTM secara langsung, mengingat berdasarkan hasil pemantauan masih adanya beberapa sekolah yang belum siap,” jelasnya.

Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr. Yoyo menyatakan setuju dan sangat mendukung terhadap PTM secara langsung sesuai zonasi.

“Terkait kesiapan setiap sekolah nanti, kami sarankan selain guru yang harus sudah divaksin, untuk para siswa dan siswi juga seluruhnya dapat melaksanakan vaksinasi di daerahnya masing-masing,” katanya.

Menurutnya, harus diperhatikan juga selain kesiapan sarana dan prasarana sekolah yang memadai, pembentukan Satgas Covid-19 di sekolah dan ketersediaan protokol kesehatan. (cZ-01)**


Post a Comment

0 Comments